Sejarah Yayasan
Kekokohan dan eksistensi Badan Pemadam Kebakaran Busera terbentuk dengan sebuah sejarah yang panjang kepeloporan dibidang Pemadam Kebakaran dikota Sintang bermula Ketika Tahun 80an Kota Sekadau Kab. Sanggau terjadi musibah kebakaran yang cukup besar, setelah kejadian itu para pemuka Masyarakat Tiong hua yang peduli akan bahayanya kebakaran, Melihat dan merasakan kebutuhan warga untuk mendapatkan pelayanan Badan Pemadam Kebakaran maka pada waktu itu atas inisiatif Pemuka Masyarakat Tiong Hua mencari dan mengumpulkan Dana Swadaya Masyarakat serta tenaga Sukarela yang bersedia menyumbangkan tenaga membantu Masyarakat Sintang dibidang Pelayanan Pemadam Kebakaran dan mendirikan Yayasan Badan Pemadam Kebakaran Sintang (BPKS) untuk memberikan Palayanan Kepada Masyarakat Kota Sintang.
Dari waktu ke waktu Yayasan Badan Pemadam Kebakaran Sintang (BPKS) terus berkembang dan menapak menjadi Badan Pemadam Kebakaran yang telah memberikan Pelayanan yang terbaik kepada Masyarakat Kota Sintang. Berbagai Kejadian Musibah Kebakaran dikota Sintang Badan Pemadam Kebakaran Sintang (BPKS) telah memberikan Palayanan yang terbaik walaupun masih terdapat kekurangan-kekurangan dari SDM dan Peralatan yang seadanya.
Sebagai Badan Pemadam Kebakaran, melihat kejadian Musibah Kebakaran pada tanggal 13 Agustus 2003 yang menelan korban jiwa satu keluarga dikota Sintang, terus berbenah diri dalam organisasi, Pada akhir bulan Agustus 2003 melakukan Pemilihan Kepengurusan Yayasan dan berupaya menghimpun Dana untuk meningkatkan peralatan Pemadam Kebakaran, kendaraan serta meningkatkan kerja sama dengan Instansi Pemerintah (Khususnya KKDK Kabupaten Sintang) dan unit Pemadam Kebakaran Lainya yang ada di Sintang, dengan merangkul sejumlah Tenaga Sukarela yang bersedia menyumbangkan tenaganya serta ditunjang oleh sarana kendaraan dan peralatan yang ada.
Namun seiring dengan bergulirnya waktu dan pesatnya pembangunan kota Sintang, maka terjadilah perkembangan dengan yayasan ini . Untuk mewadahi kegiatan yayasan yang semakin berkembang ini dilakukan perubahan anggaran dasar yayasan serta diadakan perubahan nama yayasan. Dari yang semula bernama Badan Pemadam Kebakaran Sintang menjadi Badan Pemadam Kebakaran “ BUSERA” disingkat BPK BUSERA. Perubahan ini juga dikukuhkan dengan Akta Notaris No.47 tertanggal 18 September 2003 dihadapan Notaris Jainuddin, SH.SpN.
Sudah menjadi komitmen seluruh Pengurus dan Anggota Badan Pemadam Kebakaran BUSERA bahwa untuk memenuhi standart kualitas dan pelayanan kepada masyarakat yang terbaik. “CEPAT dan TEPAT “, itulah semboyan kami berikan dalam pelayanan.
Dengan berpangkal pada prinsip “Sosial, Pengabdian kepada Negara, dan Profesionalisme”, Badan Pemadam Kebakaran BUSERA terus berbenah diri Membantu Pemerintah di dalam meningkatkan mutu pelayanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang makin tinggi, terutama di dalam menghadapi pembangunan yang semakin meningkat.
Akcaya II Sintang, Minggu (9/11/2008) dini hari musnah terbakar, Diperkirakan api mulai berkobar sekitar pukul 02.00 WIB dan langsung membangunkan warga sekitar.
Suara teriakan yang nyaring membangunkan warga dari tidur dan mereka pun berhamburan ke luar rumah. yang berada di lokasi sekitar kejadian, amukan api yang kian meluas, karena api merambat dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan sejumlah barang-barang, dokumen dan peralatan kantor tidak dapat diselamatkan. “Api menjalar begitu cepat sehingga barang yang ada didalam kantor Sekolah tidak dapat diselamatkan” akui salah seorang warga sekitar lokasi petugas saat berada dilokasi .
Petugas pemadam kebakaran tiba dilokasi langsung mengerahkan pipa air ke ti.tik-titik api baik dari Yayasan Busera maupun Pemadam Kebakaran dari Kantor Kebersihan dan Kebakaran Kabupaten Sintang mengerahkan sejumlah perlatan yang mereka miliki untuk menjinak api, sekitar satu jam kemudian api dapat dipadamkan. (busera)




Blog ini hanya sekedar untuk mengenang kembali kebakaran yang terjadi agar kita semua terinspirasi untuk meningkatkan kinerja Pemadam Kebakaran dan kita perlu sadari masih banyak daerah yang belum ada Pemadam Kebakarannya semoga daerah lain terinpirasi ikut membangun Pemadam Pemadam Kebakaran Swadaya ini.
Teman-teman Blogger mohon dukungannya, karena saya masih tahap belajar dan harapan teman-teman mau memberikan masukan-masukan tentang blog ini........terima kasih