10 Ruko Sintang Musnah
SINTANG-Sedikitnya 10 ruko berlantai tiga di kawasan Jalan Brigjen Katamso Sintang, Minggu (20/4/2008) dini hari kemarin musnah terbakar, Diperkirakan api mulai berkobar sekitar pukul 02.30 WIB dan langsung membangunkan warga sekitar.
Suara teriakan dan bunyi sirane mobil Pemadam Kebakaran yang nyaring membangunkan warga dari tidur dan mereka pun berhamburan ke luar rumah. Tidak hanya berada di lokasi sekitar kejadian, masyarakat dari berbagai penjuru kota Sintang berduyun-duyun datang ke lokasi kebakaran yang tidak jauh dari pinggir sungai Kapuas sekitar 20meter. Sebagian pemilik toko, petugas serta masyarakat pun berusaha bahu-membahu mengamankan barang-barang dari amukan api yang kian meluas, karena api merambat dengan cepat ada sejumlah barang-barang tidak dapat diselamatkan. “Api menjalar begitu cepat sehingga barang yang ada didalam Ruko sebagiannya tidak dapat diselamatkan” akui salah seorang petugas saat berada dilokasi puluhan petugas pemadam kebakaran langsung mengerahkan pipa air ke titik-titik api baik dari Yayasan Busera maupun Pemadam Kebakaran dari Kantor Kebersihan dan Kebakaran Kabupaten Sintang mengerahkan sejumlah perlatan yang mereka miliki untuk menjinak api.
Jarak satu ruko ke ruko lain berdekatan, sehingga dengan cepat api menjalar menghanguskan toko Surya Indah milik Ahyong, toko Agung Jaya milik Achung, toko Sabar Jaya milik Coku, toko Indah Mekar milik Aka, toko Saimarinda menempati dua Ruko milik Popo, toko Jaya Raya milik Cifa , toko Mandiri Jaya milik Atet dan toko fajar.
Kemacetan jalan raya pun terlihat akibat di jejali ratusan masyarakat berada di lokasi aparat kepolisian menutup jalan-jalan mengamankan lokasi dipimpin Kapolsek Sintang Kota Iptu Iskandar.
Kanit Lidik Polres Sintang IPDA Samsul Bakri SH ikut berada di tempat kejadian. Menjelang ba’da subuh kondisi Api belum juga berhenti, petugas yang kelihatan kelelahan tetap berusaha habis-habisan menghentikan kobaran api merembat ke ruko-ruko yang lainnya. Berkat kekompakan dan kerja keras petugas pemadam kebakaran bersama aparat kepolisian api sekitar pukul 06.00 WIB berhenti seketika. Puing-puing dan asap masih menyisakan di sekitar kebakaran. Kapolres Sintang AKBP Drs Budi Yuwono melalui Kapolsek Sintang Kota IPTU Iskandar dikonfirmasi Kapuas Post menegaskan penyebab terjadi kebakaran belum dapat diketahu.”Kami masih melakukan proses penyelidikan terlebih dahulu,” terangnya, Mengenai jumlah kerugian para korban, kata dia, belum bisa ditaksir berapa dinilainya. “Kita belum tahu berapa jumlah kerugian yang dialami para pemilik Ruko yang hangus terbakar,” jelas Iskandar. (far)
Sumber : Kutipan Kapuas Post
Random Posts
Akcaya II Sintang, Minggu (9/11/2008) dini hari musnah terbakar, Diperkirakan api mulai berkobar sekitar pukul 02.00 WIB dan langsung membangunkan warga sekitar.
Suara teriakan yang nyaring membangunkan warga dari tidur dan mereka pun berhamburan ke luar rumah. yang berada di lokasi sekitar kejadian, amukan api yang kian meluas, karena api merambat dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan sejumlah barang-barang, dokumen dan peralatan kantor tidak dapat diselamatkan. “Api menjalar begitu cepat sehingga barang yang ada didalam kantor Sekolah tidak dapat diselamatkan” akui salah seorang warga sekitar lokasi petugas saat berada dilokasi .
Petugas pemadam kebakaran tiba dilokasi langsung mengerahkan pipa air ke ti.tik-titik api baik dari Yayasan Busera maupun Pemadam Kebakaran dari Kantor Kebersihan dan Kebakaran Kabupaten Sintang mengerahkan sejumlah perlatan yang mereka miliki untuk menjinak api, sekitar satu jam kemudian api dapat dipadamkan. (busera)




Blog ini hanya sekedar untuk mengenang kembali kebakaran yang terjadi agar kita semua terinspirasi untuk meningkatkan kinerja Pemadam Kebakaran dan kita perlu sadari masih banyak daerah yang belum ada Pemadam Kebakarannya semoga daerah lain terinpirasi ikut membangun Pemadam Pemadam Kebakaran Swadaya ini.
Teman-teman Blogger mohon dukungannya, karena saya masih tahap belajar dan harapan teman-teman mau memberikan masukan-masukan tentang blog ini........terima kasih
Add your comment