Kaki dan Tangan Belum Ditemukan
Kebakaran PD Garuda Sakti Terus Diselidiki
Sintang,- Penyebab kebakaran PD Garuda Sakti yang telah menelan dua korban dan harta benda yang cukup besar itu masih simpang siur. Namun petugas kepolisian terus melakukan penyelidikannya. Ternyata dari dua korban yang tewas terpanggang api Daud dan Yayat yang merupakan mekanik PD Garuda Sakti, kedua kaki dan satu tangan dari kedua korban belum ditemukan di reruntuhan tersebut. ” Kedua kaki dan tangan korban masih belum ditemukan,” ujar saksi mata kepada Metro di TKP pagi kemarin.
Warga yang berada belakang bangunan yang terbakar pada malam kemarin masih tercium bau bangkai hangus. ” Tadi malam kami mencium aroma bangkai di bagian belakang reruntuhan bangunan ruko,” ungkap KT warga yang berada di belakang TKP.
Bahkan pada saat warga bersama petugas mengangkat tubuh kedua korban yang sudah tewas terpanggang di bagian belakang ruko, ternyata menjadi pertanyaan karena di bagian tubuh keduanya korban ada yang tidak lengkap terutama kedua kaki dan tangan. ” Kami tidak bisa mengenai tubuh keduanya apakah Daud ataupun Yayat, tapi yang pasti kedua kaki dan tangannya belum ditemukan di TKP,” ujar salah seorang saksi mata menambahkan.
Kemudian berdasarkan informasi petugas kepada Kapuas Post menyebutkan bahwa Daud warga Kelam Permai siang kemarin sudah dibawa pihak keluarga korban untuk dikebumikan sedangkan Yayat juga sudah dibawa ke Pontianak.
Untuk mengungkapkan apa penyebab dari kebakaran yang sempat mengemparkan warga di sekitarnya dan juga warga Sintang itu maka petugas Polres Sintang terus melakukan penyelidikan.
Namun berbagai sumber kepada Kapuas Post mengatakan bahwa ada kemungkinan penyebab kebakaran itu dari arus pendek di bagian belakang ruko. Sebab di bagian belakang terutama berdekatan pintu ada sambungan kabel listrik.
Mengenai kerugian ditafsirkan tidak kurang dari 1 milyar lebih, karena 4 unit mobil terbakar dan terkena timpa reruntuhan bangunan di bagian atasnya serta satu unit sepeda motor KTM KB 4968 EE serta berbagai onderdil, ban dan juga perabot rumah tangga musnah terbakar. Bahkan bagian atas rumah di sampingnya terkena timpa bangunan atas sehingga atapnya berjatuhan dan mengalami kerusakan.
Saat ditanya Kapuas Post kepada Kasat Reskrim Polres Sintang AKP M Surbakti menyegenai kejadian kebakaran itu ? pada saat ini anggota terus melakukan penyelidikan, namun belum bisa disimpulkan apa penyebabnya. ” Kita akan terus melakukan penyelidikan di TKP,” ujarnya. (bd)
Sumber : Kutipan Kapuas Post
Random Posts
Akcaya II Sintang, Minggu (9/11/2008) dini hari musnah terbakar, Diperkirakan api mulai berkobar sekitar pukul 02.00 WIB dan langsung membangunkan warga sekitar.
Suara teriakan yang nyaring membangunkan warga dari tidur dan mereka pun berhamburan ke luar rumah. yang berada di lokasi sekitar kejadian, amukan api yang kian meluas, karena api merambat dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan sejumlah barang-barang, dokumen dan peralatan kantor tidak dapat diselamatkan. “Api menjalar begitu cepat sehingga barang yang ada didalam kantor Sekolah tidak dapat diselamatkan” akui salah seorang warga sekitar lokasi petugas saat berada dilokasi .
Petugas pemadam kebakaran tiba dilokasi langsung mengerahkan pipa air ke ti.tik-titik api baik dari Yayasan Busera maupun Pemadam Kebakaran dari Kantor Kebersihan dan Kebakaran Kabupaten Sintang mengerahkan sejumlah perlatan yang mereka miliki untuk menjinak api, sekitar satu jam kemudian api dapat dipadamkan. (busera)




Blog ini hanya sekedar untuk mengenang kembali kebakaran yang terjadi agar kita semua terinspirasi untuk meningkatkan kinerja Pemadam Kebakaran dan kita perlu sadari masih banyak daerah yang belum ada Pemadam Kebakarannya semoga daerah lain terinpirasi ikut membangun Pemadam Pemadam Kebakaran Swadaya ini.
Teman-teman Blogger mohon dukungannya, karena saya masih tahap belajar dan harapan teman-teman mau memberikan masukan-masukan tentang blog ini........terima kasih
Add your comment