Ruko Terbakar, 2 Karyawan Tewas Terpanggang
Sintang,- Kembali Sintang dibuat geger ! karena sebelumnnya 3 anak beranak di jalan Aji Melayu Sintang tewas terbakar, kali ini PD Garuda Sakti di Jalan MT Haryono terbakar, bahkan dua orang karyawannya Daud dan Yayat yang tinggal di dalam rumah tewas terpanggang pada Sabtu (24/7) sekitar pukul 02.30 WIB.
Dari kejadian itu belum diketahui secara rinci apa penyebab dari kebakaran itu, namun petugas Polres Sintang sedang menyelidikinya. Sedangkan kerugian ditaksir sekitar 1 milyar karena bangunan berlantai dua itu ludes terbakar serta 4 unit mobil dan 1 sepeda motor juga mengalami hal yang sama.
Informasi yang dihimpun METRO dari berbagai sumber menyebutkan bahwa PD Garuda Sakti milik Anton merupakan salah satu perusahaan yang cukup terkenal terutama menyediakan onderdil mobil dan juga sekaligus service kendaraan, yang sudah cukup lama berdiri di kota Sintang.
Pada malam itu, keempat karyawannya Daud warga dan Yayat satu kamar sedangkan Sastro dan Miun di bagian sebelahnya, sama-sama tertidur lelap di lantai dua. Berdasarkan saksi mata warga yang berada di belakang ruko menyebutkan, bahwa apinya terlihat menyala dibagian atas rumah belakang ruko, kemudian apinya dengan cepat membesar dan menghanguskan ruko tersebut.
Sementara itu saksi lainnya menambahkan bahwa api memang muncul dari arah belakang ruko. ” Kami yang sedang mempersiapkan acara perkawinan di belakang ruko langsung terkejut melihat asap dan api yang berkobar dibagian tenggah ruko lalu menyala hebat,” ungkap KT seorang saksi mata menambahkan.
Ternyata dengan cepatnya api melahap bagian belakang rumah lalu meluas kebagian lantai dan dek di lantai dua, pada saat itulah kedua rekan korban Sastro dan Muin terbangun karena bagian tubuhnya merasa panas. Pada saat membuka pintu kamarnya terlihat asap telah mengepul di dalam rumah serta apinya terus berkobar hebat.
Bahkan waktu itu, keduanya masih sempat mengedorkan pintu kamar kedua rekannya yang sedang terlelap tidur , tetapi apalah daya karena apinya sangat cepat berkobar, maka keduanya langsung menyelamatkan dirinya keluar dari bangunan itu. Sedangkan kedua rekannya tidak dapat tertolong.
Mengetahui kebakaran itu warga di sekitarnya mencoba memadamkan api, namun usaha mereka sia-sia. 30 menit dari kejadian itu listrik di jalan Mt Haryono langsung padam total, waktu itu juga alat pemadam kebakaran Pemkab Sintang dan Pemadam Kebakaran Busera bersama petugas kepolisian ke TKP untuk menjinakan api yang sedang melahap ruko tersebut. Berselang 1 jam , ruko tersebut sudah hangus dan tinggal puing-puingnya saja.
Subuh itu juga sekitar pukul 05.00 WIB petugas dari Polres Sintang mencari kedua korban dibagian tenggah ruko, ternyata saat ditemukan kedua tubuhnya sudah hangus terbakar. Setelah itu kedua jasad korban langsung dibawa ke kamar mayat rumah sakit Ade Muhammad Djoen Sintang untuk di visum.
Kapolres Sintang AKBP Drs Agus Suhendar melalui Kasat Reskrim AKP M Surbakti saat dihubungi mengatakan, bahwa dalam kejadian kebakaran belum diketahui secara rinci apa penyebabnya. Sejak berita ini dibuat, kedua korban masih berada di kamar mayat sambil menunggu keluarga datang dari Kelam dan Pontianak. (bd)
Random Posts
Akcaya II Sintang, Minggu (9/11/2008) dini hari musnah terbakar, Diperkirakan api mulai berkobar sekitar pukul 02.00 WIB dan langsung membangunkan warga sekitar.
Suara teriakan yang nyaring membangunkan warga dari tidur dan mereka pun berhamburan ke luar rumah. yang berada di lokasi sekitar kejadian, amukan api yang kian meluas, karena api merambat dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan sejumlah barang-barang, dokumen dan peralatan kantor tidak dapat diselamatkan. “Api menjalar begitu cepat sehingga barang yang ada didalam kantor Sekolah tidak dapat diselamatkan” akui salah seorang warga sekitar lokasi petugas saat berada dilokasi .
Petugas pemadam kebakaran tiba dilokasi langsung mengerahkan pipa air ke ti.tik-titik api baik dari Yayasan Busera maupun Pemadam Kebakaran dari Kantor Kebersihan dan Kebakaran Kabupaten Sintang mengerahkan sejumlah perlatan yang mereka miliki untuk menjinak api, sekitar satu jam kemudian api dapat dipadamkan. (busera)




Blog ini hanya sekedar untuk mengenang kembali kebakaran yang terjadi agar kita semua terinspirasi untuk meningkatkan kinerja Pemadam Kebakaran dan kita perlu sadari masih banyak daerah yang belum ada Pemadam Kebakarannya semoga daerah lain terinpirasi ikut membangun Pemadam Pemadam Kebakaran Swadaya ini.
Teman-teman Blogger mohon dukungannya, karena saya masih tahap belajar dan harapan teman-teman mau memberikan masukan-masukan tentang blog ini........terima kasih
Add your comment