Rumah Megah Milik Bos Padang Sakato Terbakar
Sintang,- Rumah yang cukup megah milik Ny Eli istri almarhum Sinamar Elhamsyah pengusaha Percetakan dan juga pemilik Rumah Makan terkenal Padang Sakato pada Kamis (29/4) sekitar pukul 11.30 WIB terbakar. Sejauh ini belum diketahui apa penyebab kebakaran bangunan di Jalan Teluk Menyurai Sintang itu.
Api yang berkobar disertai dengan kepulan asap tebal itu menyita perhatian warga, sehingga warga pun berbondong-bondong ke lokasi, sementara suasana disekeliling lokasi tampak panik, sementara warga yang berdatangan umumnya hanya menyaksikan detik-demi detik.
Informasi yang dihimpun METRO berdasarkan keterangan beberapa saksi mata di TKP mengatakan pada siang itu, pemilik rumah Ny Eli sedang pergi ke pasar, sedangkan di dalam rumahnya hanya ada pembantu yang tengah beres-beres di dapur.
Namun secara mengejutkan, terutama para tetangga yang berada di depan rumah merasa terkejut karena melihat apinya di bagian atapnya berkobar, setelah itu apinya terus menjalar dan semakin membesar. “Kami melihat apinya sudah berkobar di bagian atap depannya di lantai dua,” ujar Heri salah seorang saksi mata di tempat kejadian.
Mengetahui demikian maka warga yang berada di sekitarnya langsung menghubungi petugas kebakaran dan pihak kepolisian yang datang beberapa saat kemudian. Upaya pemadaman pun dilakukan, namun api sudah terlanjur menghanguskan bagian atas rumah berlantai dua itu.
Selanjutnya warga dan tetangga di sekitarnya terus memcoba masuk ke dalam untuk menyelamatkan barang-barang yang ada di dalamnnya terutama di bagian lantai dasar. Sehingga dengan upaya dan bantuan dari warga di sekitarnya di barang-barang di bagian bawah langsung diamankan di rumah tetangganya yang terletak di bagian depannya.
Kemudian 15 menit dari kejadian itu, baru petugas Dinas Kebakaran Sintang tiba di lokasi untuk memadamkannya, setelah itu baru disusul Busera juga ikut membantu memadamkan apinya.
Namun upaya keras dari petugas Kebakaran untuk memadamkan terus berlanjut, tapi karena apinya sudah membesar dibagian atasnya, maka di lantai dua tidak bisa diselamatkan lagi baik itu atapnya serta barang-barang yang ada di dalamnnya.
Sedangkan di lantainya dasar, apinya tidak sempat merambat sampai kebawah karena dengan sigapnya petugas berhasil menghalau api. 1 jam dari kejadian, api baru bisa dijinakan.
Kapolres Sintang AKBP Drs Agus Suhendar melalui Kapolsek Kota Iptu Hasan Khan di TKP mengatakn bahwa dalam kejadian kebakaran rumah megah ini belum diketahui secara pasti apa penyebabnya. “Begitupun mengenai kerugian belum dapat diketahui secara rinci,” jelasnya. (bd)
Sumber : Kutipan Kapuas Post
Random Posts
Akcaya II Sintang, Minggu (9/11/2008) dini hari musnah terbakar, Diperkirakan api mulai berkobar sekitar pukul 02.00 WIB dan langsung membangunkan warga sekitar.
Suara teriakan yang nyaring membangunkan warga dari tidur dan mereka pun berhamburan ke luar rumah. yang berada di lokasi sekitar kejadian, amukan api yang kian meluas, karena api merambat dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan sejumlah barang-barang, dokumen dan peralatan kantor tidak dapat diselamatkan. “Api menjalar begitu cepat sehingga barang yang ada didalam kantor Sekolah tidak dapat diselamatkan” akui salah seorang warga sekitar lokasi petugas saat berada dilokasi .
Petugas pemadam kebakaran tiba dilokasi langsung mengerahkan pipa air ke ti.tik-titik api baik dari Yayasan Busera maupun Pemadam Kebakaran dari Kantor Kebersihan dan Kebakaran Kabupaten Sintang mengerahkan sejumlah perlatan yang mereka miliki untuk menjinak api, sekitar satu jam kemudian api dapat dipadamkan. (busera)




Blog ini hanya sekedar untuk mengenang kembali kebakaran yang terjadi agar kita semua terinspirasi untuk meningkatkan kinerja Pemadam Kebakaran dan kita perlu sadari masih banyak daerah yang belum ada Pemadam Kebakarannya semoga daerah lain terinpirasi ikut membangun Pemadam Pemadam Kebakaran Swadaya ini.
Teman-teman Blogger mohon dukungannya, karena saya masih tahap belajar dan harapan teman-teman mau memberikan masukan-masukan tentang blog ini........terima kasih
Add your comment